Kenapa belum juga punya anak? Pertanyaan ini kerap menghantui pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun. Perasaan bersalah pun seringkali menghantui terutama dari wanita karena dianggap sebagai pihak yang bertanggungjawab. Kesalahpahaman mengenai siapa yang bertanggungjawab saat momongan tak kunjung datang ini muncul dari banyaknya mitos yang terdengar dari mulut ke mulut. Berikut ini lima mitos fertilitas yang sebenarnya menyesatkan dan bisa membuat pasangan semakin sulit punya anak:
1. Pria yang Sudah Pernah Punya Anak = Subur
Mitos tersebut salah besar. Seperti dikutip CNN, kesuburan pria juga tidak bersifat abadi. Seperti wanita, kesuburan pria juga akan menurun kemampuannya seiring pertambahan usia, terutama setelah mereka berumur 40 tahun. Penelitian membuktikan adanya hubungan antara usia orangtua dengan risiko autisme dan schizophrenia pada anak. Dalam hal mutasi gen, pria lebih berisiko empat kali menurunkannya pada anaknya ketimbang wanita. Seiring pertambahan usia, kemampuan sperma pria juga akan menurun.
2. Kapan Bisa Hamil Dipengaruhi Gen
Pernahkah ada teman yang bilang kalau dia tidak takut meskipun belum hamil juga karena di keluarganya para wanita memang baru bisa punya anak setelah usia 40 tahun? Jika ada, anggapan tersebut sebenarnya salah. Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention di Amerika, 11% pasangan mengalami infertilitas sekunder yang artinya pasangan yang sudah punya anak tidak bisa punya momongan lagi setahun setelah kelahiran anak pertama. Data lainnya mengungkapkan, begitu wanita berusia 40 tahun, kesempatan untuk hamilnya hanya sekitar 5%. Sedangkan ketika berusia 30 tahun, kesempatannya untuk hamil 20%.
3. Bercinta 24 Jam Setelah Masa Subur Bisa Tetap Hamil
Setelah masa subur berakhir, secara ilmiah kehamilan sulit terjadi. Masa subur hanya terjadi satu bulan sekali, biasanya 7-10 hari sebelum wanita datang bulan.
Oleh karena itu untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan, pasangan disarankan bercinta sebelum atau saat masa subur.
Kalau siklus menstruasi Anda tidak teratur sehingga sulit menentukan masa subur, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Gangguan masa subur merupakan salah satu masalah umum dari infertilitas wanita.
4. Bercinta Lebih dari Sekali Bisa Cepat Hamil
Mitos ini belum tentu benar. Setelah tahu kapan waktunya masa subur, Anda dan pasangan sebaiknya bisa membuat rencana untuk bercinta di masa-masa tersebut. Jangka waktunya, mulai dari tiga hari sebelum masa subur sampai selama masa subur itu berlangsung.
Anda dan pasangan punya waktu beberapa hari untuk bercinta karena sperma bisa bertahan selama 5-6 hari setelah dikeluarkan. Sedangkan sel telur Anda hanya bisa bertahan selama beberapa hari saja. Jadi kalau Anda bercinta di hari Senin, sperma bisa bertahan di tuba fallopi, menunggu sel telur untuk berenang, sampai hari Kamis atau bahkan sampai Minggu
Jika Anda dan pasangan menunda bercinta sampai masa subur, jangan menundanya terlalu lama. Pria setidaknya harus ejakulasi sehari sebelum masa subur Anda. Jika pria tidak mengalami ejakulasi sebelum hari tersebut, kemungkinan akan ada sperma yang mati saat akhirnya dikeluarkan. Sperma yang mati tentu saja tidak bisa membuat Anda hamil.
5. Agar Cepat Hamil, Harus Tetap Berbaring Setelah Bercinta
Untuk bisa hamil, ada yang menyarankan untuk tetap berbaring setelah melakukan hubungan intim. Tidak ada salahnya mencoba, karena air mani akan diam cukup lama di leher rahim dibanding jika Anda langsung beranjak dari tidur. Jika memiliki cukup banyak waktu, sebaiknya Anda tetap berbaring setidaknya 30 menit di tempat tidur setelah berhubungan intim.
Beberapa wanita mencoba untuk tetap di tempat tidur dengan posisi kaki dibuka dan pinggang ditopang dengan bantal, ada juga yang mengangkat kaki ke atas dan melakukan gerakan mengayuh di udara. Hal ini dilakukan untuk membantu mendorong sperma mencapai serviks, uterus dan tuba falopi.
Hal utama yang perlu diingat saat Anda mencoba untuk hamil adalah lakukan hubungan intim lebih intens, sekitar 2-3 hari sekali. Berhubungan 2-3 hari sekali mampu meningkatkan kesempatan Anda untuk mempunyai anak dibanding saat Anda melakukan hubungan 1 minggu sekali. Jika selama setahun setelah Anda berusaha untuk hamil dan belum membuahkan hasil, ada baiknya jika Anda menghubungi dokter untuk mendapatkan bantuan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar